Tajdid di Dalam Islam

 A. Pengertian Tajdid

    Tajdid berasal dari bahasa Arab "Jadid" yang memiliki arti baru. Secara bahasa bermakna pembaharuan atau pembaruan. Pembaruan disini bukanlah pembaruan secara syariat, contohnya adalah apa yg sudah dikadarkan secara syariat seperti jumlah rakaat shalat, jumlah hari ramadhan, dll. Namun pembaruan disini adalah pembaruan tentang Pengetahuan, Pemahaman, dan Pelaksanaannya. 

    Pembahasan ini merupakan pembahasan yang sangat penting dikarenakan kita yang seumur hidup akan selalu berkaitan dengan agama. Dalam memperbaharui pengetahuan tentang agama Islam dapat dilakukan dengan banyak cara, yaitu dengan memperbanyak pengetahuan melewati pondok pesantren ataupun non-pondok. Jika tidak berada di dalam pondok pesantren, kita dapat memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan pengetahuan agar bisa mencapai "Pemahaman". Jadi Pembaruan disini adalah Pembaruan Pemahaman terhadap ajaran agama. Misal puasa ramadhan, apa saja rukun dan syarat puasa ramadhan serta apa saja hal-hal yang membatalkannya. Setelah mengetahuinya kita harus memahami makna dari puasa ramadhan itu sendiri, kita bisa menafsirkan ulang dengan bantuan ilmu lain. 

      Setelah pada fase memahami, kita masuk ke fase PELAKSANAAN. Di fase ini kita tidak hanya melaksanakan syariat secara syarat dan rukun saja, taetapi juga dengan penuh penghayatan sehingga bisa membangun kekhusyukan dengan semaksimal mungkin.

B. Landasan Pembaruan Pemikiran Islam

1. Landasan Teologis

a. Islam agama universal

b. Finalitas fungsi kenabian Muhammad SAW

2. Landasan Normatif :

a. Al Qur'an

b. Hadits

3. Landasan Historis

a. Tokoh-tokoh pembaru dalam Islam

b. Kontinuitas gerakan pembaruan pra modern dan modern

C. Misi dan Tujuan Pembaruan Pemikiran Islam

1. Purifikasi Ajaran Islam

a. Adanya penyimpangan ajaran Islam Pasca wafatnya Nabi

b. Memurnikan kembali sesuai orisinalitas Islam pada era kenabian

2. Implementasi Ajaran Islam 

a. Menjawab tantangan zaman

b. Mengimplementasikan ajaran Islam sesuai dengan tantangan perkembangan zaman

D. Kesimpulan

    Tajdid adalah sebuah konsep dalam Islam yang mengacu pada usaha untuk memperbarui dan memperbaharui pemahaman, praktik, dan ajaran agama sesuai dengan kebutuhan zaman. Konsep ini sangat penting dalam menjaga relevansi agama dengan masyarakat dan peradaban yang selalu berubah. Secara keseluruhan, tajdid merupakan suatu konsep yang penting dalam Islam untuk memastikan keberlangsungan dan relevansi agama dalam menghadapi perubahan zaman.

Komentar